Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan sistem berbasis teknologi informasi yang digunakan untuk mengintegrasikan proses pelayanan, administrasi, dan pengelolaan data rumah sakit sehingga mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan mutu pelayanan kesehatan. Implementasi SIMRS di RSUD Toto Kabila telah diterapkan dalam pelayanan rumah sakit, namun berdasarkan observasi awal masih ditemukan beberapa kendala, seperti gangguan jaringan, belum optimalnya pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta keterbatasan kemampuan pengguna dalam mengoperasikan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SIMRS di RSUD Toto Kabila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Informan dipilih menggunakan Teknik purposive sampling sebanyak 5 orang yang terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sumber daya manusia masih dipengaruhi oleh kompetensi pengguna dan pelaksanaan pelatihan yang belum merata. Faktor organisasi telah didukung kebijakan dan manajemen, namun pelaksanaan SOP belum konsisten. Faktor teknologi masih menghadapi kendala jaringan, proses loading sistem, dan kecepatan akses. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan kompetensi pengguna, penguatan pelaksanaan SOP, peningkatan kualitas jaringan, evaluasi berkala, serta pengembangan sistem agar implementasi SIMRS dapat mendukung pelayanan rumah sakit secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026