Anemia merupakan permasalahan kesehatan yang masih banyak dijumpai pada remaja putri di indonesia, disebabkan oleh rendahnya asupan zat besi serta kehilangan darah akibat menstruasi setiap bulan. Jus pisang ambon memiliki kandungan vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari tablet Fe untuk mendukung proses pembentukan hemoglobin. Studi pendahuluan di SMP Negeri 3 Telaga menemukan 30 dari 127 siswi memiliki kadar hemoglobin di bawah normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi tablet Fe dan jus pisang ambon terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia di SMP Negeri 3 Telaga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui pendekatan pretest-posttest with control group, melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (tablet Fe dan jus pisang ambon) dan kelompok kontrol (tablet Fe saja), masing-masing kelompok 15 orang, dengan teknik total sampling selama tiga minggu. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin yang bermakna pada kelompok intervensi (10,84 menjadi 12,97 g/dL; p-value=0,000) dan kelompok kontrol (10,99 menjadi 12,44 g/dL; p-value=0,000). Selanjutnya, uji Independent Sample T-Test membuktikan adanya perbedaan signifikan pada selisih peningkatan kedua kelompok sebesar 0,68 g/dL (p-value=0,001). Disimpulkan bahwa kombinasi tablet Fe dan jus pisang ambon lebih efektif meningkatkan kadar hemoglobin dibandingkan tablet Fe secara tunggal, sehingga dapat dijadikan alternatif intervensi gizi berbasis pangan lokal dalam penanggulangan anemia pada remaja putri.
Copyrights © 2026