Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan suhu dan kelembaban pada proses inkubasi baglog jamur tiram yang berpengaruh terhadap pertumbuhan miselium saat proses penanaman jamur tiram. Kondisi lingkungan inkubasi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pertumbuhan jamur tidak optimal bahkan berpotensi menimbulkan kontaminasi. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 untuk mendeteksi suhu dan kelembaban, serta humidifier dan lampu sebagai aktuator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu pada rentang 22–28°C dan kelembaban 60–80% secara stabil saat menit ke-20. Selain itu, sistem mampu meningkatkan efisiensi proses inkubasi dengan kondisi lingkungan yang lebih terkontrol. Dengan demikian, inkubator yang dirancang dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas budidaya jamur tiram.
Copyrights © 2026