Tumbuhan yang berpotensi sebagai bahan pangan adalah segala jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan manusia sebagai sumber makanan. Namun, pemanfaatan tumbuhan pangan di Desa E Wonokerto masih belum optimal karena masyarakat cenderung memanfaatkan bagian tertentu seperti buah, daun, dan biji sementara bagian lain yang juga berpotensi sebagai sumber pangan masih kurang dimanfaatkan. Selain itu, pengetahuan mengenai tumbuhan pangan lokal juga mulai berkurang seiring dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan pangan yang dimanfaatkan masyarakat serta bagian tumbuhan yang paling sering digunakan di Desa E Wonokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara dengan masyarakat setempat. Data dianalisis secara kualitatif berdasarkan jenis tumbuhan pangan, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, serta pemanfaatannya dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 jenis tumbuhan dari berbagai famili yang dimanfaatkan sebagai pangan. Pada Desa E Wonokerto mayoritas masyarakat membudidayakan tumbuhan dari famili Poaceae seperti padi dan jagung. Padi (Oryza sativa) merupakan komoditas utama yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat sebagai makanan pokok dan sumber mata pencaharian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan pangan lokal memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan masyarakat dan masih perlu ditingkatkan lagi agar potensi setiap bagian tumbuhan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dalam kehidupan masyarakat.
Copyrights © 2026