Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technolog
Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology

Eksplorasi Pemanfaatan Tumbuhan Beracun Di Suku Melayu

Riri Afrilia (Universitas PGRI Silampari)
Fitria Lestari (Universitas PGRI Silampari)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tumbuhan dan interaksi antara manusia dan sumber daya tumbuhan yang bisa digunakan oleh manusia. Masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (MURATARA) tepatnya di Desa Muara Batang Empu adalah suku Melayu yang memanfaatkan tumbuhan beracun sebagai obat tradisional, dan ada juga yang memanfaatkan tumbuhan beracun sebagai bahan pangan setelah melalui proses pengolahan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tanaman beracun yang digunakan sebagai obat dan bahan pangan. Pengambilan data dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan dan wawancara dengan masyarakat. Hasil dari penelitian ditemukan sebanyak 20 spesies tumbuhan beracun, yaitu: jarak pagar, kecubung, gadung, bintaro, upas, mengkudu hutan, tuba, saga rambat, oleander, keladi, kecubung gunung, singkong pasti, jarak kepyar, tembel ikan, bidari, pakis haji, andong merah, pong-pong, mahkota dewa, dan talas liar. Bagian-bagian tumbuhan yang digunakan sebagai racun yaitu berupa kulit batang, daun, biji, getah, buah, dan umbi yang diolah secara tradisional dengan cara ditumbuk, dikeringkan, direbus, diiris tipis, atau langsung pada bagian yang masih segar dipakai untuk berburu dan membunuh serangga dan ikan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sclost

Publisher

Subject

Description

Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology merupakan publikasi ilmiah yang berfungsi sebagai media publikasi tentang Pendidikan, Sains dan Teknologi. Prosiding ini memuat artikel penelitian dan karya ilmiah yang diselenggarakan secara terbuka melalui seminar nasional. Beberapa ...