Penelitian ini membahas transformasi moral remaja Desa Curug Sangereng RW 02 dalam menjaga etika bermedia sosial di era digital. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang memberikan pengaruh besar terhadap pola komunikasi, perilaku, serta pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman remaja mengenai etika bermedia sosial, mengidentifikasi bentuk penyalahgunaan media sosial, menganalisis dampaknya terhadap pembentukan karakter remaja, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman moral digital yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 20 responden remaja berusia 12-21 tahun di Desa Curug Sangereng RW 02. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis skor untuk menginterpretasikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari remaja, dengan platform yang paling banyak digunakan yaitu WhatsApp, TikTok, dan Instagram. Aktivitas yang paling sering dilakukan meliputi scrolling konten, menonton video hiburan, dan berkomunikasi. Sebagian besar responden memahami pentingnya etika bermedia sosial, seperti menghargai orang lain, menggunakan bahasa yang sopan, dan memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Namun, masih ditemukan perilaku negatif seperti komentar kasar, penyebaran informasi tanpa verifikasi, serta potensi cyberbullying. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak positif dalam memperluas wawasan dan komunikasi, tetapi dapat menimbulkan dampak negatif apabila digunakan tanpa kontrol dan etika yang baik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa etika bermedia sosial sangat penting dalam membentuk karakter remaja yang bijak, bertanggung jawab, dan saling menghargai. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan edukasi mengenai etika digital agar tercipta lingkungan media sosial yang aman, positif, dan harmonis bagi remaja.
Copyrights © 2026