Wanatani
Vol. 6 No. 2 (2026)

Respon Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah Terhadap Aplikasi Limbah Cangkang Kemiri dan Pupuk Organik Cair Dalam meningkatkan Produksi Umbi

Eka Sudartik (Universitas Muhammadiyah Bone)
Andi Bonewati (Universitas Muhammadiyah Bone)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap aplikasi limbah cangkang kemiri dan pupuk organik. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali, sehingga diperoleh 24 unit satuan percobaan. Perlakuan terdiri atas P0 (kontrol/tanpa perlakuan), P1 (Limbah cangkang kemiri 50 ml + pupuk organic cair 50 g), P2 (Limbah cangkang kemiri 100 ml + pupuk organic cair 100 g), P3 (Limbah cangkang kemiri 150 ml + pupuk organic cair 150 g), P4 (Limbah cangkang kemiri 200 ml + pupuk Organik cair 200 g), dan P5 (Limbah cangkang kemiri 250 ml + pupuk Organik cair 250 g). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot basah, dan bobot kering umbi. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (uji F) dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cangkang kemiri dan pupuk organik memberikan pengaruh terbaik pada perlakuan P5 untuk parameter tinggi tanaman (23,63 cm) dan jumlah daun (19,63 helai), perlakuan P3 untuk jumlah anakan (7,00), serta perlakuan P4 untuk bobot basah (45,20 g) dan bobot kering umbi (35,48 g). Perlakuan P0 (kontrol) menunjukkan hasil terendah pada seluruh parameter pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian cangkang kemiri dan pupuk organik mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah, dengan dosis optimal yang berbeda untuk setiap parameter yang diamati.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wanatani

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Focus & Scope 1. Ilmu-ilmu pertanian 2. Ilmu dan Teknologi Tanaman 3. Pascapanen 4. Sosial ekonomi Pertanian 5. ...