Jurnal Teologi Trinity
Vol. 3 No. 2 (2026): Regular Issue

Kesempatan Misiologis Dalam Religiositas Primal

Noriken Waruwu (Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat)
Ronaldo V. Siregar (Unknown)
Jelita Lumbantobing (Unknown)
Jonidius Illu (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2026

Abstract

Tulisan ini mengkaji agama suku dalam perspektif teologis-antropologis melalui analisis religiositas primal di dalam Yesus Kristus. Religiositas primal mencerminkan kesadaran dasar manusia terhadap realitas ilahi melalui kepercayaan kepada kuasa supranatural, roh leluhur, ritus, dan nilai adat. Secara antropologis, hal ini menunjukkan manusia sebagai homo religiosus yang mencari makna dan relasi dengan yang transenden. Secara teologis, religiositas primal dipahami sebagai refleksi manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (imago Dei), meskipun pengenalannya terhadap Allah masih terbatas oleh dosa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiositas primal dapat dipahami sebagai manifestasi wahyu umum Allah dalam budaya dan kesadaran manusia. Namun, religiositas primal juga memiliki keterbatasan karena sering berpusat pada ketakutan terhadap kuasa supranatural dan praktik simbolik. Karena itu, Yesus Kristus menjadi kepenuhan dan koreksi atas religiositas primal melalui relasi yang didasarkan pada kasih karunia, kebenaran, dan kasih Allah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

stt

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Teologi Biblis: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru Teologi Penggembalaan/Pastoral Teologi Liturgi/Ibadah Sejarah Kekristenan Misi dan Penginjilan Filsafat Bidang-bidang ilmu teologi yang ...