Jurnal Pengabdian Cendekia
Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Cendekia

Meningkatkan Kesadaran Santri Tentang Bahaya Bullying Melalui Seminar Edukasi di Pondok Pesantren Daerah As-Syukri

Nurita Salzabila Mujianti (Universitas Islam Negeri Madura)
Hilman Zakial Amir (Universitas Islam Negeri Madura)
Dwi Faizal Qhazali Zain (Universitas Islam Negeri Madura)
Rusdiana Navlia (Universitas Islam Negeri Madura)



Article Info

Publish Date
17 Aug 2026

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering terjadi di berbagai lingkungan pendidikan, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Meskipun pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan yang menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan pembentukan karakter, interaksi sosial yang berlangsung secara intensif antarsantri dengan latar belakang budaya, pola asuh, serta karakter yang berbeda dapat menjadi faktor munculnya perilaku perundungan. Bullying di lingkungan pesantren dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti tindakan verbal berupa ejekan dan penghinaan, tindakan fisik berupa kekerasan, maupun tindakan psikologis yang berdampak pada kondisi emosional korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai bahaya bullying serta membangun kepedulian dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan nyaman. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi awal, penyampaian materi edukasi menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, serta simulasi penyelesaian kasus bullying. Sasaran kegiatan adalah santri tingkat menengah di Pondok Pesantren daerah As-Syukri dengan jumlah peserta sekitar 60 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan partisipasi peserta, keaktifan dalam diskusi, serta perbandingan pemahaman santri sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai pengertian, bentuk, faktor penyebab, dampak, serta upaya pencegahan bullying. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan kemampuan santri dalam memberikan respons terhadap contoh kasus yang diberikan. Kegiatan seminar edukasi ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif santri untuk mencegah perilaku perundungan serta memperkuat nilai saling menghargai, kepedulian, dan toleransi. Dengan demikian, edukasi bullying secara berkelanjutan diperlukan untuk menciptakan lingkungan pondok pesantren yang aman, ramah, dan bebas dari tindakan perundungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPC

Publisher

Subject

Religion Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions

Description

Fokus Jurnal Menghasilkan dan mempublikasikan artikel ilmiah yang mendeskripsikan: Implementasi praktis ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Solusi inovatif untuk permasalahan masyarakat Program pengabdian dengan dampak positif dan terukur Ruang Lingkup Mencakup berbagai hasil penelitian pada ...