Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman emosional, bentuk ekspresi emosi, serta strategi regulasi emosi mahasiswa perantau dalam kehidupan di lingkungan kos multikultural di Kota Serang. Kehidupan sebagai mahasiswa perantau menempatkan individu pada lingkungan sosial yang berbeda dari daerah asal, sehingga mahasiswa dihadapkan pada berbagai pengalaman emosional, seperti rasa rindu terhadap keluarga dan kampung halaman, tekanan akademik, perbedaan pola komunikasi, serta dinamika hubungan sosial dengan individu yang memiliki latar belakang budaya berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa perantau dalam menghadapi dan mengelola emosi di lingkungan kos multikultural. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa perantau yang tinggal di lingkungan kos multikultural di Kota Serang. Analisis penelitian menggunakan perspektif regulasi emosi James J. Gross untuk memahami strategi individu dalam mengelola pengalaman emosional, serta perspektif sosiologis dan budaya untuk melihat pengaruh nilai, norma, dan interaksi sosial terhadap ekspresi emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami beragam pengalaman emosional yang berkaitan dengan homesick, tekanan akademik dan organisasi, kesepian, perbedaan karakter dan pola komunikasi, serta perbedaan latar belakang budaya.
Copyrights © 2026