Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran joyful learning berdasarkan enam indikator utama, yaitu keterlibatan aktif siswa (diskusi, tanya jawab, inisiatif mencoba dan berpendapat, serta motivasi), suasana belajar menyenangkan (apresiasi guru, ice breaking, belajar sambil bermain, dan penguatan jawaban), peran guru sebagai fasilitator (penggunaan media gambar, video, dan media variatif serta pendampingan), kerja sama dan interaksi siswa (tutor sebaya dan penugasan kelompok), kreativitas dan ekspresi diri (aktivitas praktik, presentasi, dan pengembangan ide), serta kebebasan dan kemandirian belajar pada siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Surakarta. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tematik yang dilakukan melalui tahapan pengumpulan dan pengorganisasian data, proses pengkodean, identifikasi serta pengelompokan tema, hingga penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai penerapan joyful learning di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan joyful learning efektif meningkatkan partisipasi, kreativitas, kolaborasi, serta kemandirian belajar siswa sekolah dasar secara signifikan.
Copyrights © 2026