Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya media pembelajaran serta tampilan media yang kurang menarik, sehingga keterampilan menulis siswa menjadi rendah. Siswa mengalami kesulitan dalam mengungkapkan ide atau gagasannya ke dalam bentuk tulisan narasi yang benar, serta mengalami kendala dalam merangkai kosakata. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis karangan narasi antara siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan media komik dan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis True-Experimental Design dengan desain posttest-only control group design. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa yang signifikan setelah menggunakan media komik, di mana nilai rata-rata kelas eksperimen (80,90) lebih unggul dibanding kelas kontrol (66,45). Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh > yakni 5,184 > 2,030 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penggunaan media komik terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa.
Copyrights © 2026