Perkembangan teknologi informasi telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran di sekolah. Penggunaan media pembelajaran yang tepat serta kemampuan literasi digital guru dan siswa menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan pemetaan media pembelajaran serta tingkat literasi guru dan siswa di sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara terhadap 3 guru dan 30 siswa di salah satu sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran masih didominasi oleh media konvensional seperti buku teks dan papan tulis. Sebanyak 70% siswa menyatakan bahwa penggunaan media digital seperti video dan presentasi dapat meningkatkan minat belajar mereka. Namun, sebanyak 65% siswa menyatakan bahwa media digital masih jarang digunakan dalam pembelajaran di kelas. Dari sisi guru, 67% guru menyatakan bahwa keterbatasan pelatihan teknologi menjadi kendala utama dalam pengembangan media pembelajaran digital. Pemetaan ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi dengan kemampuan literasi digital guru dan siswa. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi literasi digital serta pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah menengah.
Copyrights © 2026