Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa di kelas IV SD yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan Augmented Reality terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PjBL berbantuan Augmented Reality dan kelas kontrol yang menggunakan model Discovery Learning. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dengan rata-rata nilai posttest sebesar 81,04, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,44. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok yang menunjukkan adanya pengaruh model Project Based Learning. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berbantuan Augmented Reality berpengaruh signifikan dan efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026