Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dalam meningkatkan kemampuan literasi menulis di kalangan siswa sekolah dasar. Tantangan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan literasi menulis siswa, yang meliputi kesalahan dalam penggunaan huruf kapital, minimnya penggunaan tanda baca, keterbatasan dalam kemampuan berpikir, kosakata yang sedikit, dan kurangnya kebiasaan literasi di sekitar siswa. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka yang didukung oleh analisis hasil kerja siswa dalam aktivitas pembelajaran. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber seperti jurnal, buku, artikel ilmiah, dan karya siswa yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis konten. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah memberikan efek positif terhadap keterampilan literasi menulis siswa. Beberapa siswa, seperti Luthfia Azmi dan Nurul Helvina, berhasil menjawab pertanyaan dengan benar serta menunjukkan penggunaan huruf kapital yang lebih baik. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang menghadapi kesulitan dalam penggunaan tanda baca, pengembangan ide, serta penyusunan kalimat yang teratur. Model Pembelajaran Berbasis Masalah mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berpikir, berdiskusi, dan mengekspresikan ide melalui tulisan sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi menulis siswa di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026