Tata kelola administrasi yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan organisasi atau lembaga yang menjalankan proses administrasi berdasarkan kebiasaan kerja tanpa didukung Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terdokumentasi secara sistematis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakseragaman prosedur, ketidakjelasan pembagian tugas, keterlambatan pelayanan, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi kinerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola organisasi/lembaga dalam menyusun SOP serta menghasilkan rancangan SOP yang dapat diterapkan dalam proses administrasi organisasi. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi penyusunan SOP, praktik penyusunan SOP, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 23 pengelola SPMI Program Studi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pemahaman peserta dan penilaian terhadap dokumen SOP yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, fungsi, unsur, dan tahapan penyusunan SOP. Peserta juga mampu mengidentifikasi proses kerja prioritas dan menghasilkan rancangan SOP yang lebih terstruktur. Penerapan pendekatan praktik dan pendampingan secara daring membantu peserta menerjemahkan proses kerja yang sebelumnya bersifat informal menjadi prosedur kerja yang terdokumentasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan penyusunan SOP secara daring dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan efektivitas proses kerja dan memperkuat tata kelola administrasi organisasi.
Copyrights © 2026