Kurikulum nasional di Indonesia berada dalam dinamika antara kebutuhan standarisasi dan tuntutan diferensiasi pembelajaran. Standarisasi berperan penting dalam menjamin pemerataan mutu pendidikan melalui penetapan kompetensi yang terukur, sementara diferensiasi diperlukan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan keragaman karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dilema tersebut serta implikasinya terhadap praktik pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi pendekatan standarisasi berpotensi mengabaikan konteks lokal, sedangkan diferensiasi yang tidak terarah dapat menimbulkan ketimpangan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kurikulum yang adaptif dan seimbang untuk menjawab tantangan pendidikan di Indonesia yang beragam.
Copyrights © 2026