Pencemaran udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan manusia dan kualitas lingkungan. Pembelajaran IPA pada materi pencemaran udara masih didominasi penyampaian konsep secara teoritis sehingga peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi kelayakan Air Purifier berbantuan teknologi IoT, sinar UVC, dan HEPA Filter sebagai media pembelajaran berbasis PjBL-STEAM yang memfasilitasi investigasi kualitas udara pada materi pencemaran udara. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas tiga validator (ahli materi, ahli media, dan guru IPA) serta 90 peserta didik kelas VIII MTs Darul Ulum yang terlibat pada tahap implementation (uji coba produk skala luas) dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respons peserta didik, dan hasil praktik pengukuran kualitas udara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan dan didukung analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh nilai validasi rata-rata sebesar 95,6% dengan kategori sangat layak, keterlaksanaan pembelajaran sebesar 94,3% dengan kategori sangat baik, dan respons peserta didik sebesar 95,3% dengan kategori sangat baik. Hasil praktik menunjukkan adanya penurunan konsentrasi PM2.5 sebesar 58,3%, PM10 sebesar 56,7%, CO₂ sebesar 33,4%, dan NH₃ sebesar 58,6% setelah penggunaan Air Purifier. Implementasi media melalui model PjBL-STEAM memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui kegiatan investigasi, pengukuran kualitas udara, analisis data, serta pengembangan produk proyek berupa poster digital, infografis, dan presentasi ilmiah sebagai solusi terhadap permasalahan pencemaran udara. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Air Purifier berbasis PjBL-STEAM layak digunakan sebagai media pembelajaran yang memfasilitasi investigasi kualitas udara serta berpotensi mendukung pengembangan literasi sains dan keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2026