Anemia kehamilan menjadi salah satu penyebab kematian ibu, sehingga perlu mendapatkan penanganan, salah satu penanganannya menggunakan jus jambu biji merah. Hasil survey 1 bulan terakhir di Pustu Bangsal Wilayah Kerja Puskesmas Pesantren 1 didapatkan 12 orang dari 101 ibu hamil mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap kadar Hb ibu dengan anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Pulung Kab. Ponorogo tahun 2025. Desain penelitian ini adalah eksperimen dengan one group pre test-post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami anemia kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Pulung Kab. Ponorogo tahun 2025, dengan teknik total sampling diperoleh sebanyak 16 responden. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dengan alat ukur hb digital. Hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin dari 16 responden ibu hamil sebelum pemberian jus jambu biji merah memiliki nilai mean 9,50 gr/dl dan kadar hemoglobin sesudah pemberian jus jambu biji merah memiliki nilai mean 10,50 gr/dl. Berdasarkan selisih antara sebelum dan sesudah mengkonsumsi jus jambu biji merah yaitu 1,00 tingkat kepercayaan 95% hasil uji Wilcoxon mendapatkan nilai p value 0,003. Sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Pulung Kab. Ponorogo tahun 2025. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dan menerapkan mengkonsumsi jus jambu biji merah ini sebagai cara meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil.
Copyrights © 2026