Abstrak Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah dengan mengonsumsi jus kurma yang kaya zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di Pondok Pesantren Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Pondok Pesantren Kota Kediri dengan sampel sebanyak 16 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan Hb meter (Easy Touch) sebelum dan sesudah pemberian jus kurma selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian jus kurma sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin <12 gr/dl yaitu sebanyak 14 responden (87,5%). Setelah diberikan jus kurma, sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal ≥12 gr/dl yaitu 13 responden (81,3%). Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh pemberian jus kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri sehingga dapat dijadikan alternatif intervensi nonfarmakologis dalam pencegahan anemia. Kata Kunci: Anemia, hemoglobin, remaja putri, jus kurma, zat besi