Penyakit kardiovaskular sering disertai ansietas yang dapat memperburuk kondisi hemodinamik dan menghambat pemulihan subjek. Aromaterapi lavender dilaporkan memiliki efek ansiolitik melalui mekanisme pada sistem saraf pusat. Studi ini bertujuan mendeskripsikan penerapan aromaterapi lavender dan perubahan skor ansietas pada subjek dengan penyakit kardiovaskular di ruang ICCU. Studi kasus deskriptif melibatkan empat subjek yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi diberikan dua kali sehari selama tiga hari melalui inhalasi lavender 2 tetes selama 20 menit. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Spielberger State-Trait Anxiety Inventory sebelum dan sesudah intervensi. Setelah rangkaian intervensi, seluruh subjek menunjukkan penurunan skor STAI Y-1 dari rentang 50-53 menjadi 43-44 dan STAI Y-2 dari rentang 46-49 menjadi 41-43. Temuan ini bersifat deskriptif karena studi tidak menggunakan kelompok pembanding. Pada empat kasus ini, pemberian aromaterapi lavender diikuti oleh penurunan skor STAI pada subjek kardiovaskular di ruang ICCU. Aromaterapi lavender dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer pendamping dengan memperhatikan kondisi klinis, keamanan, preferensi subjek, dan terapi standar.
Copyrights © 2026