Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk penerapan model Discovery Learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Makassar; (2) partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Discovery Learning; dan (3) faktor pendukung serta faktor penghambat dalam penerapan model Discovery Learning pada proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru di SMAN 9 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan Discovery Learning mengubah pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Guru berperan sebagai fasilitator dengan memberikan stimulus awal berupa video dan arahan melalui pendekatan 5W+1H. Proses pembelajaran dilakukan melalui diskusi, presentasi, dan penarikan kesimpulan sehingga mendorong siswa menjadi lebih aktif, kritis, komunikatif, dan mandiri dalam memahami materi; (2) partisipasi aktif siswa meningkat melalui keterlibatan dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat dan bertanya, serta berkembangnya kemampuan berpikir logis dan kritis; dan (3) faktor pendukung meliputi fasilitas pembelajaran, peran guru, motivasi belajar, serta suasana kelas yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi distraksi penggunaan smartphone, perbedaan kemampuan siswa, ketimpangan partisipasi, dan keterbatasan waktu pembelajaran.Kata kunci: Discovery Learning, Pendidikan Pancasila, partisipasi aktif, pembelajaran berpusat pada siswa.
Copyrights © 2026