Pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi sering mengalami masalah psikologis seperti kecemasan, stres, dan depresi. Kecemasan yang tidak ditangani secara adekuat dan tingkat stress yang tinggi dapat menurunkan daya tahan tubuh, memperburuk gejala fisik, serta mengganggu pengobatan, sehingga diperlukan intervensi keperawatan non-farmakologis sebagai terapi komplementer. Kombinasi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart menjadi salah satu intervensi keperawatan yang berpotensi membantu mengatasi masalah psikologis pada pasien kanker serviks yang sedang menjalani kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menurunakan tingkat kecemasan, depresi, stres pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Kombinasi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart diberikan selama 3 hari dengan durasi waktu 20 menit per sesi, hari pertama dilakukan pre-test tingkat kecemasan, stres, dan depresiĀ dan hari ketiga setelah intervensi dilakukan post-test menggunakan instrumen DASS-21. Hasil intervensi didapatkan penururnan tingkat kecemasan dari kategori berat menjadi kategori sedang. Tingkat stress berubah dari kategori sedang menjadi kategori ringan. Tingkat depresi berubah dari kategori sedang manjadi kategori ringan. Studi ini menunjukkan bahwa kombinasi relaksasi otot progresif dan terapi musik mozart efektif menurunkan tingkat kecemasan, stres, dan depresi pada pasien kanker serviks yang sedang menjalani kemoterapi, karena kombinasi intervensi tersebut bekerja melalui mekanisme yang saling melengkapi, yaitu relaksasi fisik melalui relaksasi otot progresif dan relaksasi emosional melalui stimulus musik.
Copyrights © 2026