ABSTRAK Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) merupakan media edukasi yang penting, namun kepemilikannya belum menjamin pemanfaatannya secara optimal. Status pekerjaan ibu diduga berhubungan dengan pemanfaatan Buku KIA karena keterbatasan waktu atau perbedaan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status pekerjaan ibu dengan pemanfaatan Buku KIA. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 100 ibu yang memiliki Buku KIA di wilayah penelitian, dengan teknik sampling purposive sampling. Variabel independen adalah status pekerjaan ibu (bekerja dan tidak bekerja), sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan Buku KIA. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data mencakup analisis univariat serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak bekerja (52,0%) dan sisanya bekerja (48,0%). Pemanfaatan Buku KIA kategori cukup mendominasi baik pada ibu tidak bekerja (48,1%) maupun bekerja (41,7%), diikuti kategori baik (30,8% tidak bekerja; 35,4% bekerja) dan kurang (21,2% tidak bekerja; 22,9% bekerja). Uji Chi-square menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara status pekerjaan ibu dengan pemanfaatan Buku KIA (χ² = 0,427; p = 0,808). Kesimpulan dari penelitian ini adalah status pekerjaan ibu bukan merupakan determinan utama dalam pemanfaatan Buku KIA. Upaya peningkatan pemanfaatan Buku KIA sebaiknya difokuskan pada penguatan edukasi kesehatan, kualitas konseling tenaga kesehatan, serta literasi kesehatan ibu tanpa membedakan status pekerjaan. Kata kunci: Buku KIA, pemanfaatan, status pekerjaan, ibu bekerja, kesehatan ibu dan anak ABSTRACT The Maternal and Child Health (MCH) handbook is a vital educational media, yet ownership does not guarantee optimal utilization. Maternal employment status is hypothesized to relate to MCH handbook utilization due to time constraints or differences in information access. This study aimed to analyze the relationship between maternal employment status and MCH handbook utilization. This quantitative observational analytic study with a cross-sectional approach involved 100 mothers owning an MCH handbook who met inclusion and exclusion criteria. The independent variable was maternal employment status (employed and unemployed), while the dependent variable was MCH handbook utilization. Data were collected through interviews using structured questionnaires tested for validity and reliability. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis using the Chi-square test with a significance level of p < 0.05. Results showed that most respondents were unemployed (52.0%) and the rest were employed (48.0%). Moderate utilization dominated both unemployed (48.1%) and employed mothers (41.7%), followed by good (30.8% unemployed; 35.4% employed) and poor utilization (21.2% unemployed; 22.9% employed). The Chi-square test revealed no significant relationship between maternal employment status and MCH handbook utilization (χ² = 0.427; p = 0.808). In conclusion, maternal employment status is not a primary determinant of MCH handbook utilization. Efforts to increase MCH handbook utilization should focus on strengthening health education, counseling quality by health workers, and maternal health literacy regardless of employment status. Keywords: MCH handbook, utilization, employment status, working mothers, maternal and child health
Copyrights © 2026