Posyandu merupakan salah satu pilar penting pelayanan kesehatan dasar berbasis masyarakat, khususnya dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak. Namun, pencatatan data kesehatan di banyak posyandu masih dilakukan secara manual sehingga rawan keterlambatan pengolahan data, kesalahan pencatatan, serta sulit direkapitulasi untuk keperluan monitoring yang berkelanjutan. Permasalahan tersebut juga dihadapi oleh kader Posyandu Permata di Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, yang hingga saat ini belum memiliki sistem pencatatan data kesehatan yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader posyandu melalui implementasi Sistem Informasi Posyandu Digital (SITANDU) berbasis web guna mendukung kegiatan monitoring kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dan persiapan, sosialisasi sistem, pelatihan penggunaan SITANDU, implementasi sistem dalam kegiatan posyandu, serta pendampingan dan evaluasi, dengan melibatkan 15 orang kader posyandu sebagai peserta utama. Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan dievaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest pada lima indikator utama. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kader pada seluruh indikator, dengan rata-rata skor meningkat dari 1,72 menjadi 3,93 pada skala 1-5 (peningkatan rata-rata 2,21 poin). Rangkaian pelatihan dan pendampingan diharapkan meningkatkan kemampuan kader dalam mengoperasikan sistem pencatatan digital serta mendorong terbentuknya budaya kerja berbasis data pada layanan posyandu, sejalan dengan potensi efisiensi waktu pencatatan sebesar 60,0%-86,7% yang ditunjukkan pada pengujian teknis sistem. Kegiatan ini diproyeksikan memperkuat kapasitas kader sebagai agen transformasi digital pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Copyrights © 2026