Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN METODE ITERATIVE DICHOTOMIZER (ID3) UNTUK DIAGNOSA HAMA TANAMAN ANGGREK Fathul Hafidh; Muhammad Edya Rosadi; Rahmadi Agus
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.795 KB) | DOI: 10.20527/jtiulm.v2i1.16

Abstract

Orchid plants is one component of the aesthetic aspect and become a part of human life. Diagnostics system for classification orchid pests were attack plants still using the manual model, it’s result difficulty identifying pests orchid that has a variety of symptoms are almost the same. As to distinguish the symptoms of damage to the leaves, roots and flowers caused by pests. ID3 able to generate a decision tree of large data sets. This decision tree can be used as a reference for the diagnosis of pests on orchids. In this research, pest classification of orchids do with ID3 method with the highest level of performance accuracy is 78.06%.
PENGENALAN REAL TIME ABJAD BAHASA ISYARAT INDONESIA MENGGUNAKAN SEGMENTASI YCBCR M. Dedy Rosyadi; Fathul Hafidh; Mirza Yogy Kurniawan
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.591 KB) | DOI: 10.20527/jtiulm.v2i2.18

Abstract

Bahasa isyarat tangan merupakan bentuk komunikasi utama bagi penderita tuna rungu, sedangkan untuk orang awam mempelajarinya akan memerlukan banyak biaya dan menghabiskan banyak waktu. Penelitian ini melakukan pengenalan isyarat tangan dari citra peragaan isyarat tangan menggunakan segmentasi YCbCr yang mampu memisahkan objek tangan dengan latarnya dengan cepat sehingga cocok untuk diterapkan pada pengenalan real time, kemudian untuk klasifikasi digunakan Support Vector Machine (SVM) yang sudah dikenal sebagai classifier yang mampu menghasilkan klasifikasi yang baik pada kasus citra.Tahapan penelitian ini diawali dengan pengolahan awal pada data citra, kemudian dilakukan segmentasi dengan YCbCr, pemotongan citra otomatis, dilanjutkan dengan proses klasifikasi dengan SVM. Pada akhirnya metode segmentasi yang dipilih adalah YCbCr yang mampu dengan cepat memisahkan antara objek dan latar sehingga cocok untuk proses klasifikasi real time.
APLIKASI PENJADWALAN PROGRAM PRAKTIKUM FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN (UNISKA) MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI BANJARMASIN Fathul Hafidh; Muhammad Dedy Rosyadi
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.818 KB) | DOI: 10.20527/jtiulm.v3i2.27

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memudahkan pelaksanaan program praktikum yang dilaksanakan di Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, yang mana adaya program praktikum dikarenakan FTI ingin meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam keilmuan pemrograman yang berorientasi produk. Keinginan untuk memberikan kompetensi ini tidak dapat dilakukan melalui tatap muka perkuliahan seperti biasa dikarenakan semisal mata kuliah Pemrograman Web I hanya diajarkan dalam 16 (enam belas) pertemuan dan tidak berorientasi pada produk. Maka dari itu diperlukan praktikum untuk peningkatan skill pemrograman diluar dari jadwal perkuliahan yang telah ada. Target yang ingin dicapai adalah membuat aplikasi yang membantu dalam pendaftaran mahasiswa yang akan mengikuti kelas praktikum, membantu dosen dalam memanajemen jadwal praktikum, mencetak daftar hadir kelas praktikum dan membantu agar dosen dan mahasiswa dapat membuat dan memilih jadwal yang tidak bertabrakan dengan jadwal perkuliahan.
PKM APLIKASI ASESMEN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA DAN INKLUSI KABUPATEN BANJAR Hafidh, Fathul; Kurniawan, Mirza Yogy; Mirnawati, Mirnawati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1353

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) diistilahkan kepada anak yang memiliki kelainan/penyimpangan dalam hal fisik, mental maupun karakteristik anak pada umumnya. Pada kabupaten Banjar, untuk memfasilitasi pendidikan dasar bagi ABK terdapat Sekolah Dasar Luar Biasa, dan Sekolah Dasar Inklusi (Pendidikan dasar seperti biasa, akan tetapi juga menerima siswa ABK). Setiap Awal tahun ajaran dan akhir semester, diadakan asesmen kepada anak untuk mengetahui perkembangan tumbuh ABK. Kegiatan asesmen selama ini dilakukan oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dengan keterbatasan personil, media pembantu, keterbatasan waktu dan juga keterbatasan pengetahuan penunjang untuk proses asesmen itu sendiri. Pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari 3 kegiatan utama yaitu pengembangan aplikasi APBAKUS, training pada kedua mitra dan workshop mengenai anak berkebutuhan khusus, asesmen dan pelatihan penggunaan APBAKUS. Dengan adanya PKM ini GPK dapat dengan mudah melakukan asesmen terhadap ABK, mereview asesmen yang telah dilakukan terhadap ABK, memudahkan pencarian data dan mendapatkan informasi dari data asesmen agar pendidikan yang diberikan kepada ABK dapat dimaksimalkan.
Identifikasi Ketunaan Anak Berkebutuhan Khusus dengan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Hafidh, Fathul; Kurniawan, Mirza Yogy; Yazidah Anwar, Rezky Izzatul
Jurnal Buana Informatika Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v12i2.4488

Abstract

Abstract. Disability Identification of Children with Special Needs Using An Iterative Dichotomiser 3 Algorithm (ID3). By using the identification of children with special needs, information about children having abnormalities will be collected, and the results are used as the basis for preparing the child's learning program. Identifying disabilities process requires instruments classifying the issues and the disorders. The current disability identification process is extremely complicated, where the average number of instruments made by schools/institutions is 100 pieces. The complexity can also be observed in the presence of similar items as well as some of the same items on different disabilities. The process can be accelerated by doing data mining. One of its models is Iterative Dichotomiser (ID3) that can solve problems by generating a decision tree. This research implemented ID3 model to 152 symptoms as attribute, 11 labels, and 84 data. This model had 91.81% accuracy with cross-validation test. Decision tree generated by this model can make disabilities identification easier. Keywords: Children with Special Needs, Identification, Iterative Dichotomiser (ID3)Abstrak. Dengan adanya Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus akan terhimpun informasi apakah seorang anak mempunyai kelainan kemudian hasilnya dijadikan dasar penyusunan program pembelajaran anak tersebut. Proses identifikasi ketunaan memerlukan instrumen-instrumen dimana dari instrumen tersebut dapat diklasifikasikan sehingga dapat diketahui kecenderungan dari penyimpangan atau kelainan yang dimiliki. Proses identifikasi ketunaan saat ini sangat rumit dimana ratarata jumlah butir instrumen yang dibuat sekolah/lembaga sebanyak 100 buah. Kerumitan juga dapat dilihat dengan adanya butir yang mirip pada ketunaan yang berbeda. Proses ini dapat dipermudah dengan melakukan data mining. Salah satu modelnya adalah Iterative Dichotomiser 3(ID3) yang dapat menyelesaikan masalah dengan menghasilkan pohon keputusan. Dari total instrumen sebanyak 152 Gejala dan data set identifikasi sebanyak 84 ABK, dihasilkan node dari pohon keputusan sebanyak 11 rule. Klasifikasi metode ID3 telah diuji dengan cross-validation dan mendapatkan akurasi sebesar 91.81%. Hasil Pohon keputusan dari metode ID3 memudahkan dalam memprediksi identifikasi ketunaan pada ABK.Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Identifikasi, Iterative Dichotomiser (ID3)
SISTEM INFORMASI KEANGGOTAAN PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) KABUPATEN BANJAR Fathul Hafidh; Mirza Yogy Kurniawan; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Inform
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47111/jti.v15i2.1912

Abstract

The Indonesian Islamic Student Movement (PMII) Banjar Regency is a forum for association of student organizations within the Banjar Regency. The registration process for organizational members is carried out conventionally, which must come to the PMII Kabupaten Banjar then filled out all available forms and collected them back to the administration department. Then a written test is held which will be held on the specified day, after the participant is declared to have passed, then the participant will be invited to carry out an interview test.  Documentation of activities on books and paper causes data recording to take a long time due to different handwriting and difficulty in reading them, books and paper are also prone to damage and loss. It is very difficult to find data from previous registered member because there is no good documentation. There is also no standard committee election fee, which creates difficulties in choosing a new committee.  With the Information System, the registration service process, written tests until interviews can be well documented and stored, data retrieval becomes faster also data management is more structured. The management system for each member also facilitates the management of existing members in the PMII Kabupaten Banjar and can be used as a reference when forming a committee. Testing User Acceptance on the application of the system gets Cronbach Alpha value of 0.654, which means that the reliability is included.
Identifikasi Ketunaan Anak Berkebutuhan Khusus dengan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Fathul Hafidh; Mirza Yogy Kurniawan; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Jurnal Buana Informatika Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v12i2.4488

Abstract

Abstract. Disability Identification of Children with Special Needs Using An Iterative Dichotomiser 3 Algorithm (ID3). By using the identification of children with special needs, information about children having abnormalities will be collected, and the results are used as the basis for preparing the child's learning program. Identifying disabilities process requires instruments classifying the issues and the disorders. The current disability identification process is extremely complicated, where the average number of instruments made by schools/institutions is 100 pieces. The complexity can also be observed in the presence of similar items as well as some of the same items on different disabilities. The process can be accelerated by doing data mining. One of its models is Iterative Dichotomiser (ID3) that can solve problems by generating a decision tree. This research implemented ID3 model to 152 symptoms as attribute, 11 labels, and 84 data. This model had 91.81% accuracy with cross-validation test. Decision tree generated by this model can make disabilities identification easier. Keywords: Children with Special Needs, Identification, Iterative Dichotomiser (ID3)Abstrak. Dengan adanya Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus akan terhimpun informasi apakah seorang anak mempunyai kelainan kemudian hasilnya dijadikan dasar penyusunan program pembelajaran anak tersebut. Proses identifikasi ketunaan memerlukan instrumen-instrumen dimana dari instrumen tersebut dapat diklasifikasikan sehingga dapat diketahui kecenderungan dari penyimpangan atau kelainan yang dimiliki. Proses identifikasi ketunaan saat ini sangat rumit dimana ratarata jumlah butir instrumen yang dibuat sekolah/lembaga sebanyak 100 buah. Kerumitan juga dapat dilihat dengan adanya butir yang mirip pada ketunaan yang berbeda. Proses ini dapat dipermudah dengan melakukan data mining. Salah satu modelnya adalah Iterative Dichotomiser 3(ID3) yang dapat menyelesaikan masalah dengan menghasilkan pohon keputusan. Dari total instrumen sebanyak 152 Gejala dan data set identifikasi sebanyak 84 ABK, dihasilkan node dari pohon keputusan sebanyak 11 rule. Klasifikasi metode ID3 telah diuji dengan cross-validation dan mendapatkan akurasi sebesar 91.81%. Hasil Pohon keputusan dari metode ID3 memudahkan dalam memprediksi identifikasi ketunaan pada ABK.Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Identifikasi, Iterative Dichotomiser (ID3)
PKM APLIKASI ASESMEN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA DAN INKLUSI KABUPATEN BANJAR Fathul Hafidh; Mirza Yogy Kurniawan; Mirnawati Mirnawati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1353

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) diistilahkan kepada anak yang memiliki kelainan/penyimpangan dalam hal fisik, mental maupun karakteristik anak pada umumnya. Pada kabupaten Banjar, untuk memfasilitasi pendidikan dasar bagi ABK terdapat Sekolah Dasar Luar Biasa, dan Sekolah Dasar Inklusi (Pendidikan dasar seperti biasa, akan tetapi juga menerima siswa ABK). Setiap Awal tahun ajaran dan akhir semester, diadakan asesmen kepada anak untuk mengetahui perkembangan tumbuh ABK. Kegiatan asesmen selama ini dilakukan oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dengan keterbatasan personil, media pembantu, keterbatasan waktu dan juga keterbatasan pengetahuan penunjang untuk proses asesmen itu sendiri. Pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari 3 kegiatan utama yaitu pengembangan aplikasi APBAKUS, training pada kedua mitra dan workshop mengenai anak berkebutuhan khusus, asesmen dan pelatihan penggunaan APBAKUS. Dengan adanya PKM ini GPK dapat dengan mudah melakukan asesmen terhadap ABK, mereview asesmen yang telah dilakukan terhadap ABK, memudahkan pencarian data dan mendapatkan informasi dari data asesmen agar pendidikan yang diberikan kepada ABK dapat dimaksimalkan.
Penerapan Aplikasi Kasir Portabel pada Kedai Sari Kopi Banjarbaru Fathul Hafidh; Rezky Izzatul Y.A; nur Arminarahmah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1439

Abstract

Kasir adalah tempat melakukan transaksi  atau  pembayaran yang menjadi akhir dari sebuah transaksi jual beli antara konsumen dan produsen sehingga menghasilkan kepuasan pada masing-masing pihak. PenerapanPoint of Sales pada aplikasi kasir portabel ini sebagai orientasi sistem penjualan yang akan membantu proses transaksi penjualan dan stok barang. Kedai Sari Kopi memiliki menu minuman dan makanan dimana minuman utama yang disuguhkan adalah kopi, kendala yang dihadapi antara kasir dan karyawan dapur adalah jarak yang cukup jauh mengakibatkan terkendala untuk proses pemesanan secara cepat  antara kasir dan karyawan dapur berdasarkan permasalahan diusulkanlah pengabdian masyarakat berupa pelatihan aplikasi (software) kasir portabel untuk membantu peningkatan pelayanan kedai sari kopi dan terpadunya laporan administrasi untuk pelaporan rugi laba sebagai bahan evaluasi untuk kedai sari kopi Banjarbaru
PELATIHAN PERAKITAN, INSTALASI DAN TROUBLESHOOTING KOMPUTER/LAPTOP PADA ANGGOTA ORGANISASI PMII KAB. BANJAR Mirza Yogy Kurniawan; Fathul Hafidh; Al Fath Riza Kholdani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 3, No 1 (2017): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.937 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v3i1.933

Abstract

Hardware and Software are the main elements in information technology one of which is the computer. The computer itself is divided into two forms namely the type of portable or called laptop and Personal Computer or called PC. Computers are divided into two types namely Built Up and Assembled. Computer assembly is a technique of assembling and installing all hardware components to become a computer that can be used as it functions. Computer installation is the process of installing software into the computer to be useful as usefulness, while troubleshooting is to solve problems that occur both in hardware and computer software. Therefore, this devotion has a purpose so that the participants have knowledge in assembling, installing and troubleshooting computer technology either in personal use or in the field of business. This devotion is implemented in PMII Kab. Banjar, about 10 members who can follow the implementation of Community Service Activities.