Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)

PENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG BEHAVIOR FAMILY THERAPY MENGGUNAKAN POSTER PADA PASIEN SKIZOFRENIA

Martini Nur Sukmawaty (STIKes Intan Martapura)
Tiara Lani (STIKes Intan Martapura)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Puskesmas yang berperan dalam penyediaan data pasien, fasilitas kegiatan. Sasaran utama kegiatan ini Keluarga yang merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan gangguan pada proses pikir, persepsi, emosi, dan perilaku, sehingga memerlukan penanganan jangka panjang dan komprehensif. Dalam praktiknya, sebagian besar pasien skizofrenia tinggal bersama keluarga, sehingga keluarga memiliki peran penting dalam proses perawatan dan pemulihan pasien. Namun, keterlibatan keluarga seringkali belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa berat. Keluarga yang merawat pasien skizofrenia menghadapi berbagai permasalahan kompleks. Salah satu masalah utama adalah kurangnya pengetahuan tentang penyakit, termasuk gejala, penyebab, serta pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan. Kondisi ini menyebabkan keluarga tidak mampu mengenali tanda-tanda kekambuhan secara dini dan kurang optimal dalam memberikan perawatan. Selain itu, ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat juga menjadi tantangan besar yang sering dihadapi keluarga, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap tingginya angka kekambuhan dan rehospitalisasi. Permasalahan lain yang sering muncul adalah komunikasi yang tidak efektif dalam keluarga. Tingginya expressed emotion seperti kritik, permusuhan, dan keterlibatan emosional yang berlebihan terbukti berhubungan dengan peningkatan risiko kekambuhan pada pasien skizofrenia. Di sisi lain, keluarga juga mengalami beban psikologis yang signifikan, seperti stres, kecemasan, kelelahan, dan bahkan depresi akibat tuntutan perawatan jangka panjang. Beban ini diperberat dengan adanya stigma sosial dari masyarakat, yang menyebabkan keluarga merasa malu, menarik diri, dan kurang mendapatkan dukungan sosial. Selain aspek psikologis, keluarga juga menghadapi masalah ekonomi akibat biaya pengobatan dan berkurangnya produktivitas, baik dari pasien maupun anggota keluarga yang menjadi caregiver. Kurangnya struktur aktivitas harian pada pasien juga menjadi faktor risiko yang dapat memperburuk kondisi pasien, karena aktivitas yang tidak terarah dapat meningkatkan gejala negatif dan risiko kekambuhan. Dalam mengatasi berbagai permasalahan tersebut, diperlukan intervensi berbasis keluarga yang komprehensif, salah satunya adalah Behavior Family Therapy (BFT). BFT merupakan pendekatan terapi yang berfokus pada peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat pasien melalui kombinasi edukasi, pelatihan keterampilan, dan dukungan emosional. Intervensi ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan, menurunkan angka kekambuhan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga .Solusi: Behavior Family Therapy merupakan intervensi yang sangat relevan  untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. Intervensi yang akan dilaksanakan atau diberikan pada kegiatan pengabmas ini adalah penyusunan jadwal aktivitas harian pasien, serta peningkatan pengetahuan keluarga tentang BFT. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang BFT..

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cdj

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Public Health

Description

ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, ...