Keamanan rumah merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, namun sistem pengamanan rumah warga Desa Kibang Kabupaten Lampung Timur pada umumnya masih menggunakan pintu dan kunci secara manual. Kondisi tersebut memiliki batasan karena belum tersedia sistem yang mampu memberikan peringatan secara otomatis ketika terjadi gangguan atau upaya akses yang tidak diinginkan. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa pintu otomatis beralarm sebagai upaya mengoptimalkan keamanan rumah sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan teknologi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pendampingan, pemantauan, evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pintu otomatis beralarm dapat memberikan fungsi keamanan tambahan melalui mekanisme otomatisasi pintu dan sistem peringatan menggunakan alarm. Masyarakat juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan serta melakukan perawatan dasar perangkat. Keterlibatan masyarakat selama proses penerapan menunjukkan bahwa pendekatan PAR dapat mendukung kesesuaian teknologi dengan kebutuhan lokal. Dengan demikian, penerapan pintu otomatis beralarm dapat menjadi salah satu alternatif teknologi tepat guna untuk mendukung sistem keamanan rumah warga serta mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026