Perkembangan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan berbagai aktivitas akademik, termasuk penyusunan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi self-efficacy dan literasi digital terhadap motivasi berprestasi mahasiswa dalam pemanfaatan Generative AI pada penyusunan tugas akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Responden terdiri atas 101 mahasiswa perguruan tinggi di Kota Bandung yang sedang menyusun tugas akhir dan telah menggunakan Generative AI. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur self-efficacy, literasi digital, dan motivasi berprestasi. Setelah pengujian kualitas instrumen, sebanyak 41 item dipertahankan dalam analisis. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear berganda dengan HC3 robust standard errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berkontribusi positif dan signifikan terhadap motivasi berprestasi, sedangkan literasi digital memberikan kontribusi yang lebih kuat. Secara simultan, self-efficacy dan literasi digital terbukti berkontribusi signifikan terhadap motivasi berprestasi mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi berprestasi mahasiswa dalam konteks akademik berbasis AI berkaitan dengan kombinasi keyakinan terhadap kemampuan diri dan kompetensi digital
Copyrights © 2026