Desa Wisata Kelumpang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar, namun pengembangannya belum optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada identifikasi kondisi fasilitas wisata, sedangkan kajian yang merumuskan strategi pengembangan berbasis potensi lokal dan kearifan budaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sarana dan prasarana, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang diperkuat dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana wisata secara umum telah tersedia, tetapi sebagian besar masih berada pada kategori cukup. Permasalahan utama meliputi akses jalan, pengelolaan sampah, kualitas toilet, area parkir, serta kebersihan dan kenyamanan fasilitas pendukung, sedangkan ketersediaan air bersih dan jaringan telekomunikasi tergolong baik. Keterbatasan penelitian ini adalah ruang lingkup yang hanya mencakup satu desa wisata. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak destinasi dan menggunakan pendekatan campuran agar menghasilkan strategi pengembangan yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026