Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Gerak Dasar untuk Siswa Sekolah Dasar Apriyadi Aprriyadi; Jujur Gunawan Manullang; ⁠Farizal Imansyah; ⁠Grace Kharisma Tambunan
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 6 No 1 (2026): March: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v6i1.1952

Abstract

Study purpose. This study aims to develop a game-based model for teaching basic movement skills to primary school pupils and to test its validity and practicality in Physical Education (PE). This model was developed based on motor development theory and the framework of basic movement skills, as well as an analysis of the learning conditions required for PE at the research site. Materials and methods. The research method employed was Research and Development (R&D) using the ADDIE approach, which comprises the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were 20 Year 1 and Year 2 primary school pupils aged 6–8 years at SD Negeri 18 Talang Kelapa, Banyuasin Regency. The model developed consists of 10 play activities integrating four basic movement components: walking, running, jumping, and throwing, designed to be contextual and appropriate to the physical and cognitive characteristics of early primary school pupils. Data collection was carried out using an expert validation questionnaire and a student practicality questionnaire, which were analysed using descriptive statistics with percentage calculations. Results. The research results indicate that the developed learning model achieved a validity score of 86.80% (valid category), assessed by a learning expert, a media expert, and a physical education practitioner, as well as a practicality score of 87.40% (practical category) based on a student field trial. These findings confirm that the game-based basic movement learning model is suitable and easy to implement in physical education at primary schools. Conclusion. The conclusion of this study is that the developed game-based basic movement learning model is valid and practical and can serve as an innovative alternative learning model to improve basic movement skills in early-age primary school pupils.
Pengaruh Latihan Lompat Kotak dan Lompat Rintangan terhadap Tinggi Lompatan Muhammad Zen Almunawar; Siti Ayu Risma Putri; Jujur Gunawan Manullang; Grace Kharisma Tambunan
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 6 No 2 (2026): June: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v6i2.1957

Abstract

Study purpose. This study was conducted in response to insufficient lower leg muscle explosiveness observed in volleyball extracurricular students at State High School 1 Madang Suku III, which adversely affected their jumping performance during gameplay. Materials and methods. A quantitative experimental approach was employed using a two-group pretest–posttest design. Statistical analyses were performed using paired-sample t-tests to examine within-group differences and independent-sample t-tests to compare the effects between groups. Results. The findings revealed that the Jump to Box training method significantly enhanced lower limb muscle explosive power (t = 56.564, p < 0.05). Likewise, the Barrier Hops training method demonstrated a statistically significant improvement (t = 59.088, p < 0.05). However, the results of the independent-sample t-test indicated no statistically significant difference in effectiveness between the two training interventions (p = 0.704). Conclusions. These findings suggest that both Jump to Box and Barrier Hops exercises are equally effective in improving lower limb explosive power among volleyball extracurricular participants.
ANALYSIS OF THE PHYSICAL CONDITION COMPONENTS OF PHYSICAL EDUCATION STUDENTS OF PGRI UNIVERSITY PALEMBANG Grace Kharisma Tambunan; Jujur Gunawan Manullang
Jurnal Penjaskesrek Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the components of the physical condition of students of the Physical Education Study Program, University of PGRI Palembang class of 2024/2025. The research method used is a quantitative descriptive analysis method, with a sampling technique using purposive sampling. The sample in this study amounted to 40 students who met the criteria of being active in college and were willing to take a physical condition test. The data collection technique was carried out through the Indonesian Physical Freshness Test (TKJI) for the age group of 19–25 years which consisted of five test items, namely 60-meter sprint, pull-up, sit-up, vertical jump, and 1200-meter run. The results of the study show that the physical condition of students in general is in the good category. The average test results included 32 times arm muscle strength, abdominal muscle strength 35 times, cardio-pulmonary endurance 2,500 meters, speed 7.0 seconds, agility 10.8 seconds, flexibility 22 cm, and leg muscle explosiveness 48 cm. Based on these results, it can be concluded that Physical Education students of the University of PGRI Palembang class of 2024/2025 have good physical condition, but continuous improvement through a systematic exercise program is still needed to achieve an optimal level of physical fitness.
Peningkatan Kompetensi Guru PJOK Berbasis IPTEK dalam Implementasi Pendidikan Jasmani, Olahraga, Kesehatan, Rekreasi, dan Pariwisata Olahraga Melalui Penggunaan Tes TKSI Sebagai Alat Ukur Pembelajaran di Kabupaten Pali Jujur Gunawan Manullang; Widya Handayani; Muhsana El Cintami Lanos; Bayu Iswana; Hikma Lestari; Grace Kharisma Tambunan
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/64vswb84

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Kabupaten PALI melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam implementasi pembelajaran berbasis tes TKSI sebagai instrumen asesmen. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan intensif, serta praktik penggunaan tes TKSI untuk menghasilkan evaluasi pembelajaran yang objektif, akurat, dan terintegrasi dengan pengelolaan data digital. Selain peningkatan kompetensi teknis, program ini juga mendorong guru untuk mengembangkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks lokal, khususnya melalui penguatan unsur rekreasi dan pariwisata olahraga sebagai pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Pemanfaatan potensi sport tourism di Kabupaten PALI menjadi dasar dalam merancang model pembelajaran yang tidak hanya menekankan keterampilan fisik, tetapi juga membangun pemahaman siswa terhadap potensi olahraga rekreatif berbasis kearifan lokal. Pelaksanaan PKM dilakukan secara kolaboratif bersama MGMP PJOK, Dinas Pendidikan, komunitas olahraga, dan pengelola wisata olahraga daerah. Hasil program menunjukkan terbentuknya peningkatan kompetensi guru PJOK, terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan IPTEK, serta kontribusi terhadap penguatan budaya hidup sehat dan pengembangan pariwisata olahraga di daerah.
Semangat Kartini Perempuan Menginspirasi Negeri Grace Kharisma Tambunan; Ike Nurjanah; Ajeng Safitri; Saputri Saputri; Rendy Pradana; Restu Anggara Pakpahan; Ria Andriani; Riska Anggraini; Rokiah Rokiah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.130

Abstract

Eksistensi perempuan dalam sejarah bangsa telah menjadi fenomena kompleks yang menuntut pemenuhan hak pendidikan dan stabilitas martabat perempuan di lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam urgensi pendidikan bagi perempuan serta mengevaluasi efektivitas internalisasi nilai-nilai emansipasi melalui filosofi "Cahaya dari Jepara". Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan mengagregasi data dari berbagai jurnal ilmiah, buku teks, dan sejarah organisasi periode 2020-2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterbatasan akses pendidikan menyebabkan degradasi potensi diri (self-potential), hambatan intelektual kronis, serta penurunan kualitas generasi bangsa secara signifikan yang berpotensi menghambat perkembangan sumber daya manusia masa depan. Temuan penelitian menegaskan bahwa penggunaan nilai "Perempuan Tangguh" berperan krusial sebagai instrumen kemajuan bangsa (national progress) dan media transformasi sosial. Internalisasi nilai ini mampu mentransformasi persepsi masyarakat mengenai peran perempuan, dari objek domestik dan sub-ordinasi menjadi sarana pemberdayaan serta kontribusi positif bagi Indonesia.
Semangat Kartini Perempuan Menginspirasi Negeri Grace Kharisma Tambunan; Ike Nurjanah; Ajeng Safitri; Saputri Saputri; Rendy Pradana; Restu Anggara Pakpahan; Ria Andriani; Riska Anggraini; Rokiah Rokiah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.130

Abstract

Eksistensi perempuan dalam sejarah bangsa telah menjadi fenomena kompleks yang menuntut pemenuhan hak pendidikan dan stabilitas martabat perempuan di lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam urgensi pendidikan bagi perempuan serta mengevaluasi efektivitas internalisasi nilai-nilai emansipasi melalui filosofi "Cahaya dari Jepara". Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan mengagregasi data dari berbagai jurnal ilmiah, buku teks, dan sejarah organisasi periode 2020-2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterbatasan akses pendidikan menyebabkan degradasi potensi diri (self-potential), hambatan intelektual kronis, serta penurunan kualitas generasi bangsa secara signifikan yang berpotensi menghambat perkembangan sumber daya manusia masa depan. Temuan penelitian menegaskan bahwa penggunaan nilai "Perempuan Tangguh" berperan krusial sebagai instrumen kemajuan bangsa (national progress) dan media transformasi sosial. Internalisasi nilai ini mampu mentransformasi persepsi masyarakat mengenai peran perempuan, dari objek domestik dan sub-ordinasi menjadi sarana pemberdayaan serta kontribusi positif bagi Indonesia.
Analisis Minat Mahasiswa terhadap Profesi Instruktur Fitness melalui Mata Kuliah Instruktur Fitness Grace Kharisma Tambunan; Jujur Gunawan Manullang
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat mahasiswa terhadap profesi instruktur fitness melalui mata kuliah Instruktur Fitness pada Program Studi Pendidikan Jasmani. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 35 mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Instruktur Fitness. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan indikator minat meliputi perhatian, ketertarikan, motivasi, dan kesiapan berkarier sebagai instruktur fitness. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator perhatian terhadap profesi instruktur fitness memperoleh persentase sebesar 82% dengan kategori sangat baik, ketertarikan mengikuti kegiatan fitness sebesar 79% dengan kategori baik, motivasi menjadi instruktur fitness sebesar 76% dengan kategori baik, dan kesiapan berkarier di bidang kebugaran sebesar 74% dengan kategori baik. Secara keseluruhan, rata-rata persentase minat mahasiswa mencapai 77,75% dan termasuk dalam kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Instruktur Fitness memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman mahasiswa mengenai dunia kebugaran, kemampuan menyusun program latihan, serta kesiapan menjadi instruktur fitness profesional. Dengan demikian, mata kuliah Instruktur Fitness memiliki peran penting dalam meningkatkan minat dan kompetensi mahasiswa di bidang kebugaran.