Latar Belakang: Penggunaan obat yang kurang tepat akibat kurangnya pemahaman mengenai proses mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar masih menjadi permasalahan yang dapat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi dan keamanan pasien. Tujuan: DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) merupakan program pengajaran yang bertujuan untuk peningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manajemen obat yang tepat, khususnya pada remaja di SMP Negeri 2 Samarinda. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas VIII dengan metode kuantitatif one group pre-test dan post-test design. Evaluasi diimplementasikan dengan pretest dan posttest guna mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mendapatkan materi sebesar 9,76%. Persentase nilai pretest yang diperoleh sebelum penyuluhan sebesar 88,94%, sedangkan persentase nilai posttest setelah penyuluhan meningkat menjadi 98,7%. Kesimpulan: Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan DAGUSIBU efektif dalam peningkatkan pengetahuan siswa.
Copyrights © 2026