Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan pendekatan ekologis terhadap penghematan energi pada desain bangunan MICE (Meetings, Incentives, Convention, Exhibition) di Kota Bandung dengan menggunakan tools EDGE Building sebagai alat evaluasi. Pendekatan ekologis dalam desain bertujuan mengurangi konsumsi energi melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan studi literatur dan simulasi desain dengan perangkat lunak EDGE Building, yang merupakan platform standar global untuk menilai efisiensi energi, air, dan bahan bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan ekologis pada desain MICE dapat menghasilkan penghematan energi signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan arsitektur berkelanjutan di kawasan perkotaan seperti Bandung, khususnya pada bangunan publik yang berkaitan dengan aktivitas MICE.
Copyrights © 2026