Wilayah pesisir Indonesia dihadapkan pada beragam persoalan lingkungan, salah satunya pencemaran sampah yang tidak lepas dari peran pengetahuan dan sikap warga setempat. Kebersihan lingkungan pesisir memiliki urgensi tinggi bagi masyarakat nelayan karena kelestarian sumber daya laut yang menjadi tumpuan hidup mereka sangat bergantung pada kondisi ekosistem pesisir yang bersih dan sehat. Riset ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana pengetahuan lingkungan dan sikap masyarakat memengaruhi perilaku menjaga kebersihan pesisir di Kampung Nelayan Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, yang merupakan kawasan pesisir utara Jawa Tengah dengan karakteristik masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan aktivitas ekonomi berbasis sumber daya laut. Pendekatan kuantitatif berbasis survei diterapkan dengan melibatkan 100 responden yang dipilih memakai teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian diolah dengan teknik regresi linier berganda menggunakan perangkat IBM SPSS Statistics. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan maupun sikap warga baik dilihat secara terpisah maupun bersamaan, terbukti berpengaruh signifikan terhadap perilaku menjaga kebersihan lingkungan pesisir, dengan sumbangan pengaruh sebesar 43,8% (R² = 0,438), di mana faktor pengetahuan lingkungan tercatat lebih dominan dibanding sikap. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan lingkungan serta penguatan sikap peduli lingkungan perlu terus didorong guna mendukung perilaku menjaga kebersihan pesisir, terutama pada masyarakat kampung nelayan yang penghidupannya bertumpu pada sumber daya laut.
Copyrights © 2026