Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif mesin diesel yang berbahan dasar minyak nabati atau lemak hewani. Minyak jelantah merupakan bahan baku minyak nabati yang sudah tidak dapat dikonsumsi lagi sehingga biaya produksinya murah dan ketesediaannya melimpah. Saat memproduksi biodiesel, katalis membantu mengurangi energi aktivasi sehingga memungkinkan reaksi terjadi lebih cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sifat fisik dan kimia biodiesel yang dihasilkan dari campuran minyak jelantah menggunakan bahan katalis cangkang kerang dara (Anadara Granosa) dan zeolite. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang membedakan dengan yang sebelumnya adalah pencampuran cangkang kerang dara (anadara granosa) dengan zeolit sebagai katalis dalam penelitian biodiesel. Cangkang kerang dara dikalsinasikan selama tiga jam pada suhu 850°C, proses transesterifikasi dilakukan selama 90 menit. perbandingan molar minyak terhadap metanol 1:10 dengan menggunakan perubahan suhu 50°C, 55°C, 60°C dan 70°C serta berat katalis sebesar 3%, 4%, 5%, dan 6% massa minyak. Hasil pengujian biodiesel terbaik dicapai pada suhu 70°C dan berat katalis 4% dengan yield sebesar 78,72%.
Copyrights © 2026