Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan katalis CaO berbahan dasar cangkang telur ayam dan Baffled Stirred Tank Reactor terhadap yield serta karakteristik biodiesel dari minyak kelapa. Katalis CaO diperoleh melalui proses kalsinasi pada suhu 900°C selama 4 jam dan dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Proses transesterifikasi dilakukan pada suhu 60°C menggunakan katalis CaO 3% dengan variasi kecepatan pengadukan 200–600 rpm dan waktu reaksi 20, 40, dan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa katalis didominasi oleh fase kristalin CaO. Kondisi optimum diperoleh pada kecepatan pengadukan 400 rpm dan waktu reaksi 40 menit dengan yield biodiesel sebesar 88,7%. Penggunaan baffle terbukti meningkatkan yield dibandingkan reaktor tanpa baffle. Biodiesel yang dihasilkan memenuhi persyaratan ASTM D6751 dengan viskositas 4,87–4,91 cSt, densitas 0,867–0,872 g/mL, flash point 168,3–176,2°C, dan angka setana 65,2–69,6. Nilai kalor juga meningkat dari 34,14 MJ/kg menjadi 37,44 MJ/kg seiring bertambahnya waktu reaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa katalis CaO dari cangkang telur ayam dan penggunaan Baffled Stirred Tank Reactor efektif meningkatkan yield serta kualitas biodiesel.
Copyrights © 2026