Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era digital saat ini membawa perubahan besar dalam tatanan sosial masyarakat. Dengan demikian, Aswaja menekankan prinsip moderat (tawassuth), seimbang (tawazun), toleran (tasamuh), dan adil (Iātidal) dalam bersikap dan beragama. Nilai-nilai ini sangat penting sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan era digital yang menghawatirkan dengan informasi yang tidak terverifikasi dan potensi radikalisasi pemikiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai Aswaja mampu membentengi manusia dari pengaruh negatif era digital. Metode yang digunakan studi pustaka atau library research pada literatur ilmiah, artikel jurnal, buku, dan dokumen lainnya yang relevan dengan peneltian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa internalisasi nilai-nilai Aswaja tidak hanya membentuk karakter yang kuat secara spiritual, tetapi juga membentuk individu untuk menghargai keberagaman dan mencegah paham radikalisme digital. Generasi muda yang dibekali nilai-nilai ASWAJA akan tumbuh menjadi individu yang berkarakter kuat, terbuka terhadap perbedaan, adil dalam bersikap, serta bijak dalam memanfaatkan media digital.
Copyrights © 2026