Victims of bullying can experience various negative effects, especially in terms of psychological well-being. Common effects include fear, low self-esteem, discomfort, feelings of worthlessness, withdrawal from social environments, decreased academic performance due to difficulty concentrating, and difficulty regulating emotions. This study aims to determine whether there is a relationship between peer support and emotional regulation among adolescent bullying victims in Surabaya. The study employs a quantitative correlational method with a sample size of 163 adolescents selected using purposive sampling. The scales used in this study consist of a peer support scale and an emotional regulation scale that have undergone validity and reliability tests. The data analysis technique used is Spearman's Rho correlation analysis. The results of the study indicate a positive and significant relationship between peer support and emotional regulation, with a correlation coefficient (r) of 0.652 and a significance level of p = 0.000. These results indicate that the higher the peer support, the higher the emotional regulation ability of adolescent bullying victims. Conversely, low peer support results in lower emotional regulation among adolescent bullying victims. Keywords: Bullying; Peer support; Emotional regulation Korban bullying dapat mengalami berbagai dampak negatif, terutama dalam aspek kesejahteraan psikologis. Dampak yang umum terjadi meliputi rasa takut, rendah diri, ketidaknyamanan, perasaan tidak berharga, ketertarikan diri dari lingkungan sosial, penurunan prestasi akademik akibat kesulitan berkonsentrasi, serta kesulitan dalam meregulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan teman sebaya dan regulasi emosi pada remaja korban bullying di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 163 remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari skala dukungan teman sebaya dan skala regulasi emosi yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan teman sebaya dan regulasi emosi, dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,652 dan nilai signifikansi p = 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan dari teman sebaya, maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi emosi remaja korban bullying. Sebaliknya, rendahnya dukungan teman sebaya, maka semakin rendah pula regulasi emosi remaja korban bullying. Kata kunci: Bullying; Dukungan teman sebaya; Regulasi emosi
Copyrights © 2026