Pengembangan gim simulasi bencana kebakaran menuntut representasi lingkungan yang memadai, termasuk penggunaan efek partikel api dan pencahayaan dinamis. Namun, penempatan objek ParticleEmitter secara individual dalam lingkungan tiga dimensi sering kali memicu penurunan frame rate (FPS) dan lonjakan konsumsi memori. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan beban rendering lingkungan gim simulasi kebakaran pada platform Roblox Studio melalui penerapan algoritma terpusat berbasis CollectionService. Metode Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate (ADDIE) diterapkan dalam perancangan sistem, sedangkan Black Box Testing digunakan untuk pengujian fungsionalitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sentralisasi instruksi pembentuk api dapat meminimalisasi beban komputasi tanpa mengubah struktur visual simulasi secara drastis. Seluruh mekanik rintangan dan sistem deteksi tabrakan divalidasi telah merespon input dengan kesesuaian. Disimpulkan bahwa manajemen sumber daya melalui CollectionService dapat diterapkan untuk mendukung pembuatan gim edukasi yang lebih stabil saat diakses.
Copyrights © 2026