Koperasi Simpan Pinjam Sri Hadi Dharma menghadapi tantangan dalam pengelolaan risiko pinjaman karena proses analisis masih dilakukan secara manual dan bergantung pada penilaian subjektif pengelola. Kondisi tersebut dapat memengaruhi objektivitas dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan pinjaman nasabah. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan risiko pinjaman nasabah menggunakan algoritma K-Means Clustering berdasarkan karakteristik pinjaman. Data yang digunakan merupakan data riwayat pinjaman nasabah koperasi periode 2021-2025. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, proses clustering menggunakan K-Means yang dievaluasi melalui pengujian stabilitas cluster, serta interpretasi hasil pengelompokan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means mampu membentuk tiga kelompok nasabah dengan karakteristik yang berbeda berdasarkan pola pinjaman dan pembayaran. Pengelompokan yang dihasilkan memberikan informasi yang lebih terstruktur sehingga dapat mendukung analisis risiko pinjaman dan membantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan pinjaman nasabah.
Copyrights © 2026