Kemampuan komunikasi akademik merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa untuk mendukung keberhasilan dalam pembelajaran, penelitian, dan pengembangan karier profesional. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa mahasiswa masih menghadapi berbagai kendala dalam mengikuti kompetisi debat Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, antara lain keterbatasan kosakata akademik, kemampuan menyusun argumentasi, kepercayaan diri, penguasaan tata bahasa, serta pemahaman terhadap format debat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi akademik mahasiswa melalui program pelatihan debat Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, workshop, simulasi debat, praktik kelompok, pendampingan intensif, dan evaluasi kemampuan peserta. Kegiatan dilaksanakan kepada mahasiswa yang dipersiapkan mengikuti kompetisi debat tingkat regional dan nasional. Evaluasi dilakukan melalui observasi, penilaian unjuk kerja, serta pemberian umpan balik selama proses pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara, penyusunan argumentasi ilmiah, penguasaan teknik debat, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta kolaborasi antarpeserta. Mahasiswa juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap mekanisme debat dan mampu menyampaikan argumen secara lebih logis, sistematis, dan persuasif. Program ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan berkontribusi terhadap penguatan kompetensi komunikasi akademik mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun komunitas debat yang berkelanjutan sebagai wadah pembinaan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik.
Copyrights © 2026