Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang sering menimbulkan nyeri ulu hati, rasa tidak nyaman, mual, dan gangguan aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat menggunakan terapi nonfarmakologis seperti guided imagery, yaitu teknik relaksasi dengan membayangkan suasana yang menenangkan untuk membantu mengurangi persepsi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan guided imagery terhadap penurunan nyeri pada pasien gastritis di RS Siloam Sriwijaya Palembang. Desain penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental one group pre-test – post-test design. Jumlah sampel sebanyak 32 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan usia 26–45 tahun (84,4%), laki-laki (53,1%), dan seluruhnya mengalami gastritis kronis lebih dari 3 bulan (100%). Tingkat nyeri pasien sebelum diberikan teknik guided imagery memiliki skor median 5,00 dengan rentang skor 4–5. Setelah intervensi, tingkat nyeri menurun dengan skor median menjadi 2,00 dan rentang skor 1–3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian teknik guided imagery terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien gastritis dengan nilai ρ = 0,000. Simpulan dari hasil penelitian didapatkan pengaruh pemberian teknik guided imagery terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien gastritis. Disarankan rumah sakit dapat membuat SOP pelaksanaan teknik guided imagery pada pasien gastritis maupun pasien dengan keluhan nyeri lainnya. ABSTRACT Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa that often causes epigastric pain, discomfort, nausea, and disruption of daily activities. Pain management is carried out not only pharmacologically but also through non-pharmacological therapies such as guided imagery, a relaxation technique of imagining a calming atmosphere to help reduce pain perception and improve patient comfort. This study aimed to determine the effect of applying guided imagery on pain reduction in gastritis patients at Siloam Sriwijaya Hospital Palembang. This quantitative study used a pre-experimental one group pre-test – post-test design. The sample consisted of 32 respondents selected by purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed respondents aged 26–45 years (84.4%), male (53.1%), and all suffering from chronic gastritis of more than 3 months (100%). The median pain score before guided imagery was 5.00 with a range of 4–5. After the intervention, the median pain score decreased to 2.00 with a range of 1–3. The results showed a significant effect of guided imagery on pain reduction in gastritis patients with a value of ρ = 0.000. It is concluded that guided imagery affects pain reduction in gastritis patients. Hospitals are advised to develop a standard operating procedure for the guided imagery technique for gastritis patients and patients with other pain complaints.
Copyrights © 2026