Rendahnya keaktifan belajar siswa pada materi perbandingan trigonometri menjadi permasalahan utama yang ditemukan di kelas X Unggul 2 UPT SMA Negeri 3 Parepare. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar siswa cenderung pasif selama pembelajaran berlangsung, dengan rata-rata skor aspek kerja sama dan kepercayaan diri hanya mencapai 2,64 dari 4. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Numbered Heads Together (NHT) pada materi perbandingan trigonometri. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dengan instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi yang memuat delapan indikator keaktifan, meliputi kesiapan belajar, bertanya, mengerjakan tugas, berdiskusi, bertukar jawaban, mencatat hasil diskusi, menjawab pertanyaan, serta berpendapat dan menanggapi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata keaktifan belajar siswa pada setiap siklus, yakni dari 49,75% pada Siklus I, meningkat menjadi 62,36% pada Siklus II, dan mencapai 75,16% pada Siklus III. Seluruh delapan indikator keaktifan mengalami peningkatan konsisten, dengan indikator berdiskusi, bertanya, dan mencatat hasil diskusi mencapai nilai tertinggi sebesar 77,63% pada Siklus III. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi perbandingan trigonometri di kelas X UPT SMA Negeri 3 Parepare.
Copyrights © 2026