Penelitian ini menyelidiki integrasi pembelajaran keliling dan pembelajaran berbasis masalah (PBL) untuk meningkatkan kompetensi tindakan siswa dalam pemecahan masalah dan keterampilan berpikir kritis yang diperlukan untuk mewujudkan mandat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG). Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan penilaian kuantitatif dan umpan balik kualitatif untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran terpadu ini. Para peserta adalah 120 mahasiswa sarjana dari berbagai disiplin ilmu yang terlibat dalam rangkaian kegiatan PBL yang difasilitasi melalui aplikasi mobile untuk mendukung pembelajaran kolaboratif dan penyelidikan kritis. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa, sebagaimana dibuktikan dengan penilaian pra dan pasca intervensi. Meskipun siswa mengalami beberapa tantangan teknis, penelitian ini mengungkapkan bahwa model dan strategi pembelajaran ini merupakan pendekatan yang berharga untuk membekali siswa dengan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis yang diperlukan untuk berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Copyrights © 2026