Seiring dengan meningkatnya kebutuhan paving block, diperlukan inovasi material yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah plastik, khususnya jenis polypropylene. Di Kota Ambon, sekitar 246,74 ton sampah dihasilkan per hari dengan 30% berupa plastik. Pemanfaatannya sebagai material paving block diharapkan dapat mengurangi volume sampah sekaligus memberikan nilai guna baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan paving block berbahan limbah plastik polypropylene serta menentukan klasifikasi mutunya berdasarkan SNI 03-0691-1996. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen. Variasi campuran yang digunakan, yaitu 25% : 75%, 30% : 70%, dan 35% : 65% dengan hasil nilai kuat tekan pada variasi 25% : 75% sebesar 14,82 MPa masuk dalam mutu C, variasi 30% : 70% sebesar 16,55 MPa masuk dalam mutu C, dan variasi 35% : 65% sebesar 18,20 MPa masuk dalam mutu B. Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi 35% : 65%, sedangkan terendah pada variasi 25% : 75%. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kandungan plastik sebagai bahan pengikat berpengaruh terhadap meningkatnya nilai kuat tekan paving block yang dihasilkan.
Copyrights © 2026