Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital dan komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai melalui workforce agility sebagai variabel intervening pada dinas sosial kabupaten Pemalang. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena penurunan kinerja pada sebagian pegawai, yang diindikasikan berasal dari rendahnya kompetensi digital serta belum optimalnya komunikasi organisasi di lingkungan kerja. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang merupakan seluruh pegawai Dinas Sosial Kabupaten Pemalang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode partial least square-structural equation modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi digital dan komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap workforce agility. Kompetensi digital dan komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Selain itu, workforce agility terbukti mampu memediasi secara parsial (complementary partial mediation) pengaruh kompetensi digital maupun komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan kinerja pegawai Dinas Sosial Kabupaten Pemalang dapat dicapai secara optimal apabila kompetensi digital dan komunikasi organisasi yang baik diikuti dengan penguatan kelincahan kerja (workforce agility) pegawai.
Copyrights © 2026