Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Human Resource Information System (HRIS) Terhadap Kinerja Pegawai dengan Job Involvement Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang) Nanik Iriyanti; Noni Setyorini; Noventia Karina Putri
Journal of Indonesian Management Vol. 5 No. 2 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jim.v5i2.2439

Abstract

Pada Penelitian yang dilakukan ini mempunyai  manfaat untuk menguji dampak dari pengaplikasian Human Resource Information System (HRIS) terhadap kinerja pegawai dengan job involvement sebagai faktor mediasi. Sampel penelitian melibatkan 64 responden dari pegawai negeri sipil yang bekerja pada instansi pemerintah Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang. Metode pada penelitian ini mengaplikasikan pendekatan secara kuantitatif dengan metode analisis PLS-SEM (Partial Least Squares-Structural Equation Modeling) menggunakan SmartPLS 4.1.1.1. Hasil studi yang telah dilakukan memberikan data bahwa HRIS memiliki pengaruh signifikan terhadap job involvement (nilai-p = 0.000) dan meningkatkan keterlibatan kerja karyawan. Job involvement juga terbukti mempengaruhi kinerja secara positif (nilai-p = 0.000), serta memediasi pengaruh HRIS terhadap kinerja secara signifikan
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, FLEKSISILITAS KERJA DAN REWARD TERHADAP RETENSI KARYAWAN ( Studi Kasus Pada CV. DUA RODA GARAM Juwana) Ria Widyastuti; Rr. Hawik Ervina Indiworo; Noni Setyorini
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v8i2.5986

Abstract

Retensi karyawan merupakan isu strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia karena berpengaruh langsung terhadap stabilitas dan kehancuran perusahaan. Tingginya tingkat keluar masuk karyawan dapat menimbulkan berbagai permasalahan operasional, terutama pada perusahaan yang sedang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengarh work-life balance , kerutan kerja, dan reward terhadap retensi karyawan pada Cv Dua Roda Garam Juwana. Landasan yang digunakan retensi karyawan, keseimbangan kehidupan kerja , kerja keras, dan penghargaan yang didukung oleh kajian penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survai langsung. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, dengan seluruh 50 karyawan Cv Dua Roda Garam Juwana sebagai responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan analisis data dilakukan dengan menggunakan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 26 . Berdasarkan hasil pengujian penelitian menunjukkan bahwa work-life balance , kerja sama, dan reward secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap retensi karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan keseimbangan kerja yang fleksibel, serta sistem yang dianugerahi yang adil mampu meningkatkan keinginan karyawan untuk bertahan di perusahaan.
Pengaruh Pengembangan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Learning Agility Sebagai Variabel Mediasi Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal Retno Sulistiawati; Noni Setyorini; Noventia Karina Putri
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.978

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas organisasi sektor publik, terutama pada instansi yang memiliki tuntutan adaptasi tinggi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan kerja. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah melalui pengembangan kompetensi. Namun, peningkatan kompetensi tidak selalu berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja karena diperlukan kemampuan individu dalam belajar, beradaptasi, dan menerapkan kompetensi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengembangan kompetensi terhadap kinerja pegawai, pengaruh pengembangan kompetensi terhadap learning agility, pengaruh learning agility terhadap kinerja pegawai, serta peran learning agility dalam memediasi hubungan antara pengembangan kompetensi dan kinerja pegawai pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Tegal yang berjumlah 40 orang dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap learning agility. Learning agility terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta mampu memediasi secara penuh hubungan antara pengembangan kompetensi dan kinerja pegawai (full mediation). Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program pengembangan kompetensi sangat ditentukan oleh kemampuan pegawai dalam belajar secara cepat, beradaptasi terhadap perubahan, dan mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh ke dalam pelaksanaan pekerjaan
Optimalisasi Kinerja Pegawai Pemerintah Daerah: Analisis Kompetensi Digital, Komunikasi Organisasi, Dan Workforce Agility Pada Dinas Sosial Kabupaten Pemalang Zuhaili Nur Hidayat; Noni Setyorini; Hawik Ervina Indiworo
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital dan komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai melalui workforce agility sebagai variabel intervening pada dinas sosial kabupaten Pemalang. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena penurunan kinerja pada sebagian pegawai, yang diindikasikan berasal dari rendahnya kompetensi digital serta belum optimalnya komunikasi organisasi di lingkungan kerja. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang merupakan seluruh pegawai Dinas Sosial Kabupaten Pemalang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode partial least square-structural equation modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi digital dan komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap workforce agility. Kompetensi digital dan komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Selain itu, workforce agility terbukti mampu memediasi secara parsial (complementary partial mediation) pengaruh kompetensi digital maupun komunikasi organisasi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan kinerja pegawai Dinas Sosial Kabupaten Pemalang dapat dicapai secara optimal apabila kompetensi digital dan komunikasi organisasi yang baik diikuti dengan penguatan kelincahan kerja (workforce agility) pegawai.
Pengaruh Leadership Style dan Lingkungan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Melalui Job Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada Karyawan PT Arisamandiri Pratama Demak Audina Refalia Andriana; Farah Chalida Hanoum; Noni Setyorini
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 2 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i2.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leadership style dan lingkungan kerja terhadap komitmen organisasi melalui job satisfaction sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Arisamandiri Pratama Demak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi tingkat turnover karyawan yang mengindikasikan bahwa perusahaan masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan komitmen organisasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Arisamandiri Pratama Demak, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leadership style berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi (koefisien = 0,296; p-value = 0,004), lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi (koefisien = 0,261; p-value = 0,011), leadership style berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction (koefisien = 0,569; p-value = 0,000), dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction (koefisien = 0,335; p-value = 0,000). Selain itu, job satisfaction mampu memediasi pengaruh leadership style terhadap komitmen organisasi (koefisien tidak langsung = 0,112; p-value = 0,012) serta memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap komitmen organisasi (koefisien tidak langsung = 0,193; p-value = 0,002). Kedua hubungan mediasi tersebut termasuk dalam kategori complementary partial mediation. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas leadership style dan lingkungan kerja yang kondusif dapat meningkatkan job satisfaction dan pada akhirnya memperkuat komitmen organisasi karyawan PT Arisamandiri Pratama Demak.