Sanitasi pangan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga mutu dan keamanan produk pangan yang dihasilkan oleh industri pangan. Penerapan sanitasi yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko kontaminasi biologis, kimia, maupun fisik yang berpotensi menyebabkan penurunan kualitas produk dan gangguan kesehatan konsumen. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian mengenai peran sanitasi dalam mendukung pengendalian mutu dan keamanan pangan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengumpulkan berbagai jurnal nasional yang dipublikasikan pada tahun 2022–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan higiene personal, sanitasi fasilitas produksi, Good Manufacturing Practices (GMP), Standard Sanitation Operating Procedures (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) berkontribusi dalam mengurangi risiko kontaminasi pangan. Selain itu, tingkat pengetahuan pekerja mengenai keamanan pangan juga berpengaruh terhadap keberhasilan penerapan sanitasi pada industri pangan. Namun, implementasi sanitasi masih menghadapi berbagai kendala terutama pada usaha pangan skala kecil akibat keterbatasan fasilitas, kurangnya edukasi, dan rendahnya kesadaran terhadap keamanan pangan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan, dan penerapan sistem sanitasi yang berkelanjutan guna mendukung mutu dan keamanan pangan.
Copyrights © 2026