Kopi bubuk rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan, terutama akibat perubahan kadar air, oksidasi lemak, dan hilangnya senyawa aroma. Jenis kemasan berperan penting dalam memperlambat kerusakan karena kemasan yang baik dapat menghambat masuknya oksigen dan uap air. Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan pendekatan Arrhenius banyak digunakan untuk menduga umur simpan kopi bubuk secara efisien dengan cara menyimpan produk pada suhu tinggi, kemudian hasilnya diekstrapolasi ke suhu normal. Kajian literatur ini bertujuan membandingkan pendugaan umur simpan kopi bubuk berdasarkan jenis kemasan. Berdasarkan penelusuran literatur, diperoleh dua jurnal utama yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemasan aluminium foil lebih baik daripada plastik PP, sedangkan kemasan kraft foil lebih baik daripada aluminium foil. Parameter mutu yang digunakan meliputi nilai cita rasa dan kadar air. Penurunan mutu berlangsung semakin cepat dan umur simpan semakin pendek seiring dengan naiknya suhu penyimpanan. Dengan demikian, penggunaan kemasan berpermeabilitas rendah terhadap oksigen dan uap air sangat menentukan lama tidaknya kopi bubuk dapat disimpan.
Copyrights © 2026