p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Literatur: Pendugaan Umur Simpan Kopi Bubuk dengan Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) Berdasarkan Jenis Kemasan Siti Nazwa Hidayah; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25221

Abstract

Kopi bubuk rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan, terutama akibat perubahan kadar air, oksidasi lemak, dan hilangnya senyawa aroma. Jenis kemasan berperan penting dalam memperlambat kerusakan karena kemasan yang baik dapat menghambat masuknya oksigen dan uap air. Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) dengan pendekatan Arrhenius banyak digunakan untuk menduga umur simpan kopi bubuk secara efisien dengan cara menyimpan produk pada suhu tinggi, kemudian hasilnya diekstrapolasi ke suhu normal. Kajian literatur ini bertujuan membandingkan pendugaan umur simpan kopi bubuk berdasarkan jenis kemasan. Berdasarkan penelusuran literatur, diperoleh dua jurnal utama yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemasan aluminium foil lebih baik daripada plastik PP, sedangkan kemasan kraft foil lebih baik daripada aluminium foil. Parameter mutu yang digunakan meliputi nilai cita rasa dan kadar air. Penurunan mutu berlangsung semakin cepat dan umur simpan semakin pendek seiring dengan naiknya suhu penyimpanan. Dengan demikian, penggunaan kemasan berpermeabilitas rendah terhadap oksigen dan uap air sangat menentukan lama tidaknya kopi bubuk dapat disimpan.
Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada Proses Produksi Wafer untuk Menjamin Keamanan Pangan Muhamad Ari Ismail; Siti Nur Aliyah; Lusy Octaviani; Siti Nazwa Hidayah; Widya Firdiani Chandraningtyas; Dian Safitri; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25489

Abstract

Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) merupakan sistem keamanan pangan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya pada proses produksi pangan. Produk wafer memiliki risiko bahaya biologis, kimia, dan fisik, seperti pertumbuhan mikroba, ketengikan akibat oksidasi lemak, serta kontaminasi logam. Kajian ini bertujuan menyusun rencana HACCP pada proses produksi wafer krim untuk menjamin keamanan produk. Metode yang digunakan meliputi identifikasi bahaya, penetapan Critical Control Point (CCP), penentuan batas kritis, pemantauan, tindakan korektif, verifikasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan terdapat empat CCP, yaitu penerimaan minyak nabati, metal detector, cooling room, serta pengemasan dan penyimpanan. Pengendalian pada titik-titik tersebut mampu mencegah dan meminimalkan risiko bahaya yang dapat memengaruhi keamanan dan mutu produk. Penerapan HACCP secara konsisten diharapkan dapat menghasilkan produk wafer yang aman, bermutu, dan sesuai dengan persyaratan keamanan pangan.